Manajemen Waktu

 Waktu adalah ………..

Suatu besaran kontinu yang diukur berdasarkan kejadian – kejadian yang silih berganti dari masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang.
(Merriam – Webster’s Collegiate Dictionary)

Pasokan waktu merupakan suatu keajaiban/mukjizat harian. Anda bangun pagi dan tiba – tiba dompet anda berisi 24 jam. Waktu adalah milik Anda. Waktu adalah harta paling berharga. Tidak seorangpun dapat mengambilnya dari Anda. Tak seorangpun menerima lebih/kurang daripada Anda. Dalam kawasan waktu, tidak dikenal aristokrasi kekayaan dan tidak pula aristrokrasi intelektual. Jenius tidak diberi satu jam ekstra. (Arnold Bennett)

Waktu adalah cara alam untuk menjaga agar tidak semua kejadian terjadi pada saat yang sama

Waktu adalah koin kehidupan Anda. Waktu adalah satu-satunya koin yang Anda miliki, dan hanya Andalah yang dapat menentukan bagaimana waktu dibelanjakan. Hati-hatilah siapa tahu waktu Anda dipakai orang lain. (Carl Sandburg)

Kemarin adalah cek yang dibatalkan. Besok adalah nota promisori. Hari ini adalah satu-satunya uang yang Anda punya,  karena itu belanjakanlah waktu secara bijaksana  (Kay Lyons)

Waktu bukan sebuah komoditi, sesuatu yang dapat anda bagikan seperti kue. Waktu adalah substansi kehidupan. Ketika seseorang meminta waktu anda, sesungguhnya mereka meminta sebagian dari hidup anda. (Antoinette Bosco)

Kita harus menggunakan waktu sebagai suatu alat, bukan sebagai pelatih. (John F. Kennedy)

Eksekutif yang efektif, dalam pengamatan saya, tidak memulai dengan tugas-tugas. Mereka memulai dengan waktu. Mereka memulai dengan mencari kemana waktu mereka gunakan. Kemudian mereka mencoba mengelola waktu mereka dan memotong permintaan yang tidak produktif terhadap waktu mereka. (Peter F. Drucker)

Harta yang dihamburkan seringkali dapat diperoleh kembali. Kesehatan yang dihamburkan, kadang-kadang. Tetapi waktu yang dihamburkan, tidak akan dapat diperoleh kembali.

Waktu adalah karyawan berkesempatan sama. Tiap orang memiliki cacah jam dan menit yang sama setiap harinya. Orang kaya tidak dapat membeli jam yang lebih. Ilmuwan tidak dapat menciptakan menit. Anda tidak dapat menabung waktu dan membelanjakannya besok. Waktu bersifat adil dan pemaaf. Seberapa pun waktu yang anda sia-siakan di masa lalu, anda masih memiliki masa depan yang utuh. Kesuksesan bergantung pada penggunaan waktu secara bijaksana dengan perencanaan dan penyusunan prioritas. Sesungguhnya waktu lebih berharga daripada uang, dan dengan membuang waktu, kita membuang peluang sukses. (Denis Waitley)

Diantara orang-orang yang tidak punya tujuan/cita-cita, tidak sukses, atau tidak berharga, anda sering mendengar pembicaraan tentang membuang/membunuh waktu. Mereka yang selalu membunuh waktu  sesungguhnya membunuh peluang mereka dalam hidup. Mereka yang akan sukses adalah mereka yang menghidupkan waktu dengan memanfaatkannya. (Arthur Brisbane)

Saya sudah mengamati bahwa kebanyakan orang sudah bergerak maju selama  waktu yang disia-siakan oleh orang lain. (Henry Ford)

Aku hanya memiliki satu menit, hanya ada enam puluh detik dalam satu menit. Aku tidak mencarinya dan tidak memilihnya. Tetap terserah aku menggunakannya. Aku akan menderita kalau kehilangan menit. Dicatat bila aku menggunakannya secara salah. Hanya sebuah menit. Tetapi keabadian bergantung padanya. (Rudyard Kipling)

Dia tidak punya waktu
Dia tidak punya waktu untuk mencatat
Dia tidak punya waktu untuk memilih
Dia tidak punya waktu untuk menyanyi
Dia tidak punya waktu untuk membetulkan kesalahan
Dia tidak punya waktu untuk mencintai/memberi
Dia tidak punya waktu untuk benar – benar hidup
Kini akhirnya dia akan mempunyai waktu
Dia meninggal hari ini, temanku yang ”sibuk”
(Anonim)

Fakta-fakta managemen waktu:
Kita semua menyia-nyiakan waktu
Kita tidak dapat mengubah waktunya
Kita harus menerima waktu sebagai sumber daya yang paling penting
Kita tidak dapat meningkatkan kuantitas waktu
Kita tidak dapat melakukan semua hal
Kita hanya dapat mengendalikan waktu
Kita harus menerima fakta bahwa kita semua adalah ”procrastinators” (penyia-nyia waktu)
(Antonio Herrera)

Garis pembatas antara kesuksesan dan kegagalan dapat diungkapkan dalam enam kata : “aku tidak punya waktu ketika itu”
(Robert J. Hastings)

Kalau berumur 70 tahun, rata-rata manusia menggunakan
20 tahun tidur – 20 tahun bekerja
6 tahun makan – 7 tahun bermain
5 tahun berdandan – 1 tahun menggunakan telepon
2,5 tahun diatas kasur
3 tahun menunggu seseorang
6 bulan mengikat tali sepatu
2,5 tahun untuk lainnya (termasuk 1 ,5 tahun beribadah).

Pada pertandingan sepakbola, ketika tim menghadapi keputusan penting, pelatih seringkali meminta “time out”. Pada pertandingan basket dapat tekanan, kapten dapat meminta “time-out”. Pada soccer ketika tim mengalami “bushed”, mereka dapat memperoleh beberapa menit istirahat dengan meminta “time-out”. Tetapi kehidupan tidak berjalan seperti itu. Tidak ada cara untuk menghentikan gerak jarum jam untuk memberi kesempatan kita berpikir. Kita tidak dapat menyimpan, menabung, atau memanjangkan waktu. Kita dapat menggunakan/menyalahgunakan waktu tetapi jarum jam tetap berdetak. Kita hanya dapat merencanakan bagaimana menggunakan waktu yang diberikan kepada kita
(Wayne Rouse)

Ini bukanlah suatu transformasi instan tetapi suatu proses sepanjang hayat. Dengan kita menyerahkan pembentukan ulang prioritas kita kepada Tuhan, kita akan memulai diskusi mengenai penjagaan waktu secara kreatif.(Lawrence Osborne)

Tujuan delegasi adalah mentrasmisikan kekuatan dari atasan ke bawahan sehingga bawahan dapat mencapai/melaksanakan/menyelesaikan suatu tugas penting.
(Ross A. Webber)

Prokrastinasi adalah pembunuhan alamiah terhadap kesempatan (Victor Kiam)
Prokrastinasi (atas tugas-tugas pokok) adalah saudara dekat ketidak-kompetenan dan pembantu ketidak-efisienan. (Alec Mackenzie)
Prokrastinasi adalah pencuri waktu (Edward Young)

Jangan dikalahkan oleh self-fulfilling prophecy bahwa interupsi anda tidak dapat dikendalikan. Untuk mengendalikan interupsi, analisislah penyebabnya; kemudian terapkan suatu “common – sense” dan suatu positive attitude.(Jack D. Ferner)

Pertanyaan-pertanyaan yang harus diajukan untuk semua rapat:
Mengapa mengadakan rapat?
Siapa yang harus menghadiri rapat?
Bagaimana rapat diorganisasikan?
Bagaimana memaksimalkan waktu rapat?
Perlukah anda rapat lagi? Bila ya ! Seberapa sering?

Bila anda tidak mempunyai waktu untuk mengerjakannya dg benar, kapan anda akan mempunyai waktu untuk menyelesaikannya?

Ada suatu trick untuk menghindari keterlambatan. Buatlah jam anda lebih cepat 20 menit, dan anda tidak akan pernah terlambat. Tentu saja anda mungkin dipecat karena pulang terlalu awal.

Kebanyakan orang lebih tertarik melakukan hal-hal dengan benar daripada melakukan hal-hal yang benar. (Peter F. Drucker)

Tips untuk efisiensi telepon
Lakukan screening atas panggilan telepon
Jawablah panggilan telepon dalam blok-blok waktu
Buatlah janji pembicaraan telepon
Gunakan e-mail atau fax atau SMS

Dengan membersihkan Ruang kerja, kerumitan menjadi berkurang
(Milton Mayeroff)

Semakin banyak waktu kita gunakan untuk perencanaan suatu proyek, semakin sedikit waktu yang diperlukan untuk proyek tersebut.
Jangan biarkan kesibukan kerja hari ini menyabot waktu anda untuk merencanakan
(Edwin Bliss)

Datanglah ke ruang rapat lebih awal sehingga anda lebih siap dari lainnya
Ketika telepon berdering, biarkan ia berdering sekali lagi untuk memusatkan perhatian
Praktekkan konsentrasi pikiran dengan melakukan satu hal saja dalam satu saat, sehingga anda melakukannnya dengan penuh perhatian
Istirahatlah sesudah selesai satu tugas sebelum melakukan tugas baru. Bila mungkin istirahatlah beberapa menit.
Selama menunggu fax atau elevator, pikirkan tentang tugas saat ini bukan tugas-tugas selanjutnya.
(Stephan Rechtschaffen)

Tanyakan Setiap Hari : Bagaimana waktu akan dimanfaatkan?

Tuhan telah memberikan hari ini untuk kugunakan sesuai keinginanku. Aku dapat menyia-nyiakannya, atau memanfaatkannya, tetapi yang kulakukan hari ini adalah penting karena aku mempertukarkan sehari hidupku dengannya (Heartsill Wilson)

Saya punya banyak sekali tugas hari ini sehingga saya akan memakai 3 jam pertama saya untuk beribadah (Martin Luther)

Tuhan menghadiahimu 86.400 detik sehari. Sudahkah kau gunakan detikmu untuk berkata kepadaNya “Terima kasih Tuhan”?
(William A. Wart)

Leave a Reply

Professor, Gadjah Mada University, and Chairman of BAPETEN (Indonesia Nuclear Energy Regulatory Agency)